Bursa Forex Indonesia – Saham – Trading Forex – CFD  pada Indexs – CFD  pada Komoditas – Minyak dan Emas
SHARE :

Support dan Resistance

9
10/2020
Kategori : Kelas Dasar
Komentar : 0 komentar
Author : staff bursa


Konsep support dan resistance sangat penting bagi para trader. Pada dasarnya, support dan resistance merepresentasikan area di situ pergerakan harga diperkirakan akan terhambat. Mari pelajari detailnya.

Support adalah tingkat harga di situ harga yang sedang turun cenderung bergerak melambat atau berbalik. Artinya, harga lebih memiliki kecenderungan untuk “memantul” dari level ini daripada menerobosnya. Namun, bilamana harga ternyata telah melewati level ini, kemungkinan besar harga akan berlanjut turun sampai menemukan level support lainnya.

Resistance adalah tingkat harga di situ harga yang sedang naik cenderung bergerak melambat atau berbalik. Harga lebih memiliki kecenderungan untuk memantul ke bawah dari level ini daripada menerobosnya. Namun, bilamana harga ternyata menerobos level ini ke atas, maka akan membukakan jalan bagi harga untuk berlanjut naik sampai menemukan level resistance lainnya.

Bagaimana cara menggunakan support dan resistance dalam trading?

Support dan resistance memungkinkan trader untuk memandu dirinya sendiri mengarungi pasar. Begitu mengamati level-level ini pada grafik, Anda dapat melihat struktur pasar dan memprediksi kelanjutan arah pergerakan harga beserta ukurannya.

Konsepnya di sini ialah bahwa level-level ini kemungkinan besar akan menghambat pergerakan harga dan membuatnya berbalik. Sehingga, ini menjadi pendekatan umum untuk membuka transaksi beli di level support dan transaksi jual di level resistance. Jika ingin mendapatkan keuntungan dari trading trend, Anda harus melakukan aksi beli di level support selama tren naik atau aksi jual di level resistance selama tren turun. Jika tidak melakukan trading trend, Anda bisa menggunakan level support dan resistance sebagai titik entry Anda dan menutup posisi di level support/resistance berikutnya.

Bahwasanya, level support dan resistance juga memberikan trader petunjuk di mana harus menutup posisi. Jadi, jika Anda memiliki posisi jual yang dibuka dan harga mendekati level support, Anda mungkin akan mempertimbangkan untuk menutup transaksi Anda. Hal yang sama juga berlaku untuk posisi beli, perbedaannya adalah setelah Anda membuka posisi beli, Anda perlu memperhitungkan level resistance-nya.

Support dan resistance dapat diamati di setiap timeframe. Namun, perlu dicatat bahwa semakin besar timeframe, semakin penting level support/resistance-nya. Di samping itu, meski yang kita sebutkan di sini adalah level, tapi trading tetaplah bukan ilmu pasti, sehingga Anda sebaiknya menganggap support dan resistance sebagai area. Ketika Anda mengidentifikasi support dan resistance, Anda perlu memasukkan beberapa pip di dekatnya. Hal ini untuk membantu Anda dalam membuat trading yang lebih akurat.

Bagaimana cara menemukan support dan resistance?

Support dan resistance muncul dalam berbagai macam format. Yang pertama adalah garis tren diagonal seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya. Garis tren dapat menghubungkan harga tertinggi dan membatasi tren pada sisi bagian atas. Dalam hal ini, garis tren ini disebut sebagai garis resistance. Garis tren juga dapat ditarik dari harga terendah dari grafik dan membatasi pergerakan harga pada sisi bagian bawah. Garis tren seperti ini disebut sebagai garis support. Garis support dan resistance dapat ditarik pada tren naik maupun tren turun. Anda membutuhkan setidaknya 2 harga tertinggi dan 2 harga terendah untuk menggambar garis tren. Anda bisa mendapatkan informasi selengkapnya mengenai garis tren di sini.

Screenshot_8.png

Harap diperhatikan, selama tren naik, garis support menjadi sangat penting karena bilamana harga menerobos ke bawah, tren akan beralih menjadi tren turun. Sebaliknya, selama tren naik, garis resistance menjadi sangat penting karena penerobosan ke atas akan membuat harga berlanjut naik.

Screenshot_17.png

Mengingat pasar terus bergerak, garis dan level support dan resistance sering kali bertukar tempat. Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, di mana setelah harga turun di bawah garis support, ia mulai bertindak sebagai garis resistance.Selain itu, ada juga level support dan resistance horizontal. Salah satu cara paling mudah dan efektif ialah dengan menariknya melalui harga tertinggi dan terendah sebelumnya pada grafik:

Screenshot_18.png

Teknik lain yang digunakan trader untuk mengidentifikasi level support dan resistance ialah dengan menggunakan moving average, level Fibonacci, pivot point, dll.

Berita Lainnya

29
11/2020
Strategi Third Candle
Author : Bursa Forex Indonesia
29
11/2020
Sistem Turtle Trading
Author : Bursa Forex Indonesia
29
11/2020
Strategi trading Forex Archer
Author : Bursa Forex Indonesia
29
11/2020
Strategi trading Cherry-blossom
Author : Bursa Forex Indonesia
29
11/2020
Instrumen trading
Author : Bursa Forex Indonesia
29
11/2020
Mengulas Sistem Tren
Author : Bursa Forex Indonesia


Tinggalkan Komentar

error: Content is protected !!