Bursa Forex Indonesia – Saham – Trading Forex – CFD  pada Indexs – CFD  pada Komoditas – Minyak dan Emas
SHARE :

Strategi trading “Turtle Soup”

8
11/2020
Kategori : STRATEGI FOREX / trading Turtle Soup
Komentar : 0 komentar
Author : Bursa Forex Indonesia


Strategi trading "Turtle Soup"

Kami telah menjelaskan kepada Anda tentang “turtle trader” atau trader kura-kura yang membuat keputusan trading dengan mengikuti seperangkat aturan yang telah tetapkan sebelumnya. Berkat bantuan Richard Dennis dan William Eckhardt, mereka berhasil mendapatkan 100 juta dolar dalam waktu singkat. Kemudian, pengalaman mereka diselaraskan dengan realitas pasar yang berubah-ubah oleh trader komoditas dan futures terkenal lainnya, yaitu Linda Bradford Raschke. Dia mengembangkan strategi baru dan efektif yang disebut “Turtle Soup”.

Ide pokok dari strategi ini didasarkan pada penemuan false breakout. Ketika breakout jangka pendek terjadi, profit akan menjadi sedikit atau sama dengan nol. Namun, jika Anda menemui breakout jangka panjang, peluang Anda untuk meraup profit tinggi dapat menjadi lebih besar.

Elemen utama dari strategi ini

Timeframe: tidak kurang dari M15

Pasangan mata uang: apa saja

Algoritma strategi untuk skenario “buy”

  1. Buka grafik. 20 candlestick terakhir adalah bidang untuk analisis Anda. Kami merekomendasikan untuk menandai periode ini dengan persegi panjang. Persegi panjang ini nantinya dapat digeser saat candlestick baru muncul.
  2. Temukan titik tertinggi (high) dan terendah (low) dari range tersebut dan tandai dengan garis horizontal.
  3. Level minimum dan maksimum harus berada pada jarak minimal 4 hari dari trading Anda hari ini.
  4. Tunggu penurunan harga di bawah periode low.
  5. Tempatkan order buy stop 5-10 pip di atas level terendah dari 20 candle. Order ini hanya relevan untuk candlestick saat ini. Jika tidak terpicu sampai candlestick ini ditutup, maka direkomendasikan untuk menghapus order.
  6. Tempatkan stop loss 5-15 pip di bawah level minimum saat ini.
  7. Take profit Anda harus 5-10 pip di bawah batas atas persegi panjang.

Silakan perhatikan contoh berikut. Pada grafik H4 AUD/USD, kita menandai adanya konsolidasi berperiode 20. Titik tertingginya di sini adalah di 0.6645, sedangkan titik terendahnya di 0.6433. False breakout muncul pada 9 Maret dengan candlestick panjang jatuh di bawah range. Kita menempatkan order “buy stop” di 0.6443, “stop loss” di 0.6302, dan “take profit” di 0.6620. Order berhasil dijalankan.

1 edited.png

Algoritma strategi untuk skenario “sell”

Untuk order “sell”, kita harus menyusun langkah yang berbeda.

  1. Pilih range dari 20 candlestick terakhir, temukan high dan low dari periode ini.
  2. Level minimum dan maksimum harus berada pada jarak minimal 4 hari dari trading Anda hari ini.
  3. Tunggu breakout harga ke atas.
  4. Tempatkan order sell stop 5-10 pip di bawah level tertinggi dari 20 candle. Ingat, order ini harus terpicu hanya di dalam candlestick ini.
  5. Tempatkan stop loss 5-15 pip di atas level maksimum saat ini.
  6. Take profit Anda harus 5-10 pip di atas garis support dari persegi panjang.

Mari perhatikan situasi USD/JPY pada grafik M15. Level tertingginya di sini berada di 107.55, sedangkan level terendahnya terletak di 107.21. Pasca-lonjakan pada 15 Juni, pasangan ini menerobos resistance dari range. Kita telah memasang order “sell stop” di 107.5. Stop loss kita terletak di 107.6, sedangkan take profit berada di 107.26.

2 edited.png

Perlukah menunggu hingga order terpicu di dalam candle yang menyebabkan range breakout? Jika merujuk pada aturan strategi “Turtle Soup”, maka ya, perlu. Namun, ada juga strategi “Turtle Soup + One”. Perbedaan utama di antara strategi asli dan modifikasinya terletak pada waktu entry. Untuk strategi yang dimodifikasi, candlestick harus tutup di luar range setelah breakout. Setelah itu, tempatkan order 5-10 pip di atas level terendah 20 candle untuk order “buy” atau di bawah level tertinggi 20 candle untuk order “sell”.

“Strategi Turtle Soup” menunjukkan kepada kita bahwa dengan mengikuti aturan yang ditetapkan, kita bisa lebih mudah mendapatkan hasil yang efektif. Jadi, mengapa tidak mencobanya?

Berita Lainnya

26
11/2020
Apa yang di maksud dengan Lot, Pip, dan Leverage
Author : Bursa Forex Indonesia
26
11/2020
Kelebihan dari trading Forex
Author : Bursa Forex Indonesia
22
11/2020
Sistem Perdagangan KX4.PRO
Author : Bursa Forex Indonesia
22
11/2020
Titan Scalper EA V2.12.0
Author : Bursa Forex Indonesia
22
11/2020
EA FX TRENDROID
Author : Bursa Forex Indonesia
19
11/2020
INDICATOR DJ MARKET PRO
Author : Bursa Forex Indonesia


Tinggalkan Komentar

error: Content is protected !!