Apa Itu Leverage?

Jika dibandingkan dengan pasar keuangan lainnya, banyak sekali trader-trader yang tertarik dengan Forex Trading dan salah satu alasannya adalah karena dengan Forex Anda bisa mendapatkan lebih banyak leverage dibandingkan dengan saham.

Beberapa orang mungkin pernah mendengar istilah “leverage“, tapi hanya sedikit yang mengetahui maknanya, bagimana cara kerjanya dan bagaimana hal itu bisa mempengaruhi investasi mereka.

Mengapa Leverage Sangat Penting bagi para Trader Forex?

Mudahnya, leverage melibatkan peminjaman sejumlah dana dari broker Anda untuk memperbesar jumlah keuntungan dari kegiatan perdagangan Anda. Atau dengan kata lain, leverage bisa disingkat dalam empat kata: ”Doing more with less” atau “melakukan lebih dengan menggunakan yang lebih sedikit”


Leverage sangatlah penting bagi para trader ritel jika mereka ingin menghasilkan keuntungan dari Forex Trading. Alasannya karena rata-rata volatilitas mata uang utama—dalam kaca mata persentasi—adalah kurang dari 1%, sedangkan saham kapanpun bisa dengan mudah berubah hingga 10%.

Ini berarti Anda membutuhkan modal lebih untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan dari fluktuasi mata uang. Karena beberapa trader ritel bisa menyediakan 100.000 dolar untuk berdagang satu lot standar. Broker-broker Forex akan menyediakan leverage bagi para trader ritel tanpa mengharuskan mereka untuk mengeluarkan seluruh dana mereka.

Jika broker secara efektif menyediakan leverage untuk trader ritel sebesar 100:1, maka dana yang harus dikeluarkan trader ritel untuk margin awal adalah 1000 dolar Amerika, suatu simpanan yang diperlukan untuk berdagang satu lot standar. Lalu apa yang dimaksud dengan istilah “margin”? Berikut adalah penjelasannya.

Apa Itu Margin?

Margin bisa diartikan sebagai jumlah dana atau jaminan yang harus disimpan oleh klien kepada broker. Dengan kata lain, margin adalah “jaminan disimpan” yang diperlukan oleh broker Forex untuk menutup posisi yang telah Anda buka di pasar.

Margin, jika digabungkan dengan leverage, akan digunakan oleh Forex4you untuk membuka dan menjaga posisi Anda, dan juga untuk menutupi kemungkinan kerugian.

Berbagai resiko lain juga terlibat saat melakukan perdagangan dengan margin dan leverage, contohnya:

Para broker Forex menyediakan leverage untuk mempersilakan para trader ritel mengatur dana yang lebih besar.

Meskipun leverage tidak mempengaruhi nilai suatu lot, tetapi leverage memperkenankan Anda untuk melakukan perdagangan dengan jumlah lebih besar.

Lebih banyak leverage yang digunakan, lebih sedikit margin yang diperlukan untuk mengatur sebuah lot standar.

Bagaimana Bisa Leverage Menjadi Bumerang?

Para trader memang berpeluang mendapatkan banyak keuntungan dengan leverage, tapi hal ini juga bisa menyerang balik mereka. Bagaimana bisa? Jika mata uang yang mendasari perdagangan Anda bergerak ke arah yang berlawanan dengan yang telah Anda prediksikan sebelumnya, maka leverage ini bisa memperbesar kemungkinan kerugian Anda.

Untuk menghalau musibah tersebut, para trader Forex biasanya menjalankan suatu strategi perdagangan dengan teliti yang melibatkan stop order dan juga limit order yang bertujuan untuk mengatur kemungkinan kerugian. Kita akan membahas hal ini pada pelajaran selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *